ASN Muda Berintegritas, Dua CPNS KUA Kedungadem Ikuti Monitoring Aktualisasi Latsar di Bojonegoro

Bojonegoro, 27 Oktober 2025 – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro menjadi tuan rumah kegiatan Monitoring Penyelesaian Aktualisasi/Habituasi Peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya.

Kegiatan ini diawali dengan apel pagi bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kemenag Bojonegoro pada pukul 07.15 WIB. Setelah apel, acara dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dr. Amanullah, S.Ag., M.H.I.

Dalam sambutannya, Dr. Amanullah menegaskan pentingnya peran ASN sebagai pelayan publik yang berintegritas dan profesional. “Menjadi ASN berarti siap mengabdi dan terus meningkatkan kompetensi serta intelektualitas agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Beliau juga berpesan agar seluruh ASN menjauhi segala bentuk tindakan yang mengarah pada gratifikasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan. “Integritas adalah pondasi utama seorang ASN,” tegasnya.

Kegiatan monitoring ini diikuti oleh para Peserta Latsar CPNS Kementerian Agama Tahun 2025 dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kemenag Kabupaten Bojonegoro, termasuk dua peserta dari KUA Kecamatan Kedungadem, yaitu Ahmad Dzikrullah Akbar dan Asdarul Fitroni. Keduanya turut hadir dan melaporkan hasil pelaksanaan aktualisasi yang telah dijalankan di unit kerja masing-masing.

Menurut Ahmad Dzikrullah Akbar, kegiatan monitoring ini menjadi ajang penting untuk mendapatkan evaluasi langsung dari pihak Balai Diklat Keagamaan Surabaya. “Melalui kegiatan ini, kami bisa mengetahui sejauh mana hasil aktualisasi kami sesuai dengan nilai-nilai ASN dan arah kebijakan Kemenag. Ini juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki dan memperkuat praktik kerja yang sudah dilakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Asdarul Fitroni menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat jejaring antar CPNS di lingkungan Kemenag Bojonegoro. “Kami bisa saling bertukar pengalaman dan belajar dari inovasi yang dilakukan oleh rekan-rekan CPNS lainnya. Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas kinerja di masa mendatang,” tuturnya.

Peserta Latsar diwajibkan mencetak instrumen monitoring, menyampaikannya kepada mentor masing-masing untuk diisi, dan membawanya ke Kantor Kemenag Bojonegoro untuk diserahkan kepada tim BDK Surabaya pada hari pelaksanaan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat menampilkan hasil aktualisasi yang mencerminkan nilai-nilai dasar ASN dan core values “BerAKHLAK”, serta menumbuhkan semangat untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan instansi dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan monitoring ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyelesaian Latsar, sekaligus momentum untuk memperkuat karakter ASN Kementerian Agama yang berintegritas, kompeten, dan berorientasi pada pelayanan publik yang unggul.