KUA Kedungadem Gelar Bimbingan Keluarga di Masjid Nur Rokhman, Tekankan Pencegahan Pernikahan Dini

KEDUNGADEM– KUA Kedungadem kembali menggelar kegiatan Bimbingan Keluarga sebagai bagian dari program The Most KUA–Move for Sakinah Maslahat selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Nur Rokhman, Desa Kesongo, pada Senin (9/3/2026) pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.

Program ini merupakan tindak lanjut dari edaran Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur yang mendorong penguatan layanan bimbingan masyarakat oleh KUA selama bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, materi yang disampaikan difokuskan pada pencegahan pernikahan dini serta penguatan pemahaman tentang pentingnya membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Peserta yang berasal dari jamaah majelis taklim dan masyarakat sekitar mengikuti kegiatan dengan antusias.

Pihak KUA Kedungadem menjelaskan bahwa pembinaan perkawinan dan keluarga tidak dapat hanya mengandalkan fungsi administratif di kantor. Layanan pembinaan harus menjangkau masyarakat secara langsung melalui pendekatan yang lebih proaktif dan partisipatif.

Dengan pendekatan layanan bergerak dan berbasis kelompok, KUA dapat hadir di berbagai ruang sosial yang telah berkembang di tengah masyarakat, seperti sekolah, pesantren, majelis taklim, dan komunitas warga. Pola tersebut dinilai mampu membuat pesan pembinaan lebih mudah diterima oleh masyarakat sesuai dengan karakteristik kelompok sasaran.

Momentum Ramadan juga menjadi waktu yang strategis untuk pelaksanaan kegiatan pembinaan keluarga. Pada bulan ini, aktivitas keagamaan meningkat, interaksi sosial masyarakat menjadi lebih intensif, serta refleksi nilai-nilai kehidupan keluarga berlangsung lebih mendalam.

Perwakilan pengurus majelis taklim setempat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas kehadiran dan materi yang diberikan oleh KUA Kedungadem. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung untuk ke depannya,” ujarnya.

Salah satu pemateri kegiatan, Ahmad Dzikrullah Akbar, menekankan pentingnya komunikasi dan kesefahaman antara orang tua dan anak dalam mencegah terjadinya pernikahan dini.

“Kesefahaman antara anak dan orang tua dalam hal pencegahan pernikahan dini adalah sebuah keharusan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai kesiapan mental, pendidikan, serta tanggung jawab dalam membangun rumah tangga.

Melalui kegiatan ini, KUA Kedungadem berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pembinaan keluarga sejak dini. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendorong terwujudnya keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah di tengah masyarakat.

Kepala KUA

Pengantar dan Sambutan Kepala Kantor Urusan Agama Kedungadem, M. Kumaidi, S.Ag.

Kantor Urusan Agama sebagai pusat pelayanan keagamaan di Kecamatan Kedungadem Bojonegoro