KEDUNGADEM – KUA Kedungadem menggelar kegiatan Bimbingan Keluarga sebagai bagian dari program The Most KUA-Move for Sakinah Maslahat selama bulan Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu Majelis Taklim wilayah Geger, Kecamatan Kedungadem, pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Program tersebut merupakan tindak lanjut dari edaran Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur dalam rangka peningkatan layanan bimbingan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, materi yang disampaikan terfokus pada penguatan pondasi keluarga sakinah serta manajemen konflik dalam rumah tangga. Peserta yang terdiri dari jamaah majelis taklim mengikuti kegiatan dengan antusias dan interaktif.
Kepala KUA Kedungadem menegaskan bahwa layanan pembinaan perkawinan dan keluarga tidak dapat hanya mengandalkan fungsi administratif di kantor. Menurutnya, pembinaan harus menjangkau masyarakat secara langsung.
“Layanan pembinaan perkawinan dan keluarga tidak bisa hanya bersifat administratif. Harus ada pendekatan yang lebih proaktif, dialogis, dan partisipatif melalui layanan bergerak berbasis kelompok,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui pola layanan tersebut, KUA dapat hadir di ruang-ruang sosial yang telah berkembang di tengah masyarakat, seperti sekolah, pesantren, majelis taklim, dan komunitas warga. Dengan demikian, pesan pembinaan lebih mudah diterima sesuai karakteristik kelompok sasaran.
Momentum Ramadan dinilai menjadi waktu yang sangat strategis untuk pelaksanaan pembinaan keluarga. Bulan suci ini memiliki landasan sosiologis dan kultural yang kuat karena aktivitas keagamaan meningkat, interaksi sosial semakin intensif, serta refleksi nilai-nilai kehidupan berlangsung lebih mendalam.

Kondisi tersebut menciptakan ruang sosial yang lebih reseptif terhadap pesan-pesan pembinaan keluarga. Karena itu, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat layanan KUA melalui program khusus yang menyentuh langsung masyarakat.
Pimpinan Majelis Taklim setempat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih atas kunjungan dan materi yang diberikan. Insya Allah sangat bermanfaat sebagai bekal dalam rumah tangga,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu fasilitator kegiatan, Dr. Bambang Utomo selaku penyuluh agama Islam, menekankan pentingnya visi jangka panjang dalam membangun rumah tangga.
“Kita harus memiliki cita-cita atau keinginan untuk disatukan dengan pasangan kita, baik di dunia maupun di akhirat kelak,” tutur Bambang.
Melalui kegiatan ini, KUA Kedungadem berharap pembinaan keluarga tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah di tengah masyarakat.









